NEWS ! Warga Perumahan Arthera Hill 2 Minta Bupati Bekasi Turun Tangan Atasi Banjir !
15 Juli 2025
Banjir yang melanda Perumahan The Arthera Hill 2 di Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, disebabkan oleh beberapa faktor utama yang saling berkaitan.

Penyebab Banjir di Arthera Hill 2
-
Melubernya Kali Cikarang
Perumahan ini terletak dekat dengan Kali Cikarang. Pada Maret 2025, hujan deras di hulu menyebabkan debit air sungai meningkat drastis, sehingga tanggul penahan air tidak mampu menahan luapan, yang akhirnya merendam kawasan perumahan hingga ketinggian mencapai 3 meter . -
Kelemahan Infrastruktur Drainase
Meskipun perumahan dilengkapi dengan sistem drainase, water pond (kolam retensi), dan tanggul, infrastruktur tersebut tidak cukup efektif menampung volume air yang masuk. Tanggul yang hanya terbuat dari tanah dan tidak dilengkapi dengan dinding beton permanen mudah jebol saat debit air tinggi . -
Alih Fungsi Lahan dan Penurunan Daya Tampung Air
Alih fungsi lahan dari area resapan air menjadi perumahan dan pembangunan yang tidak memperhatikan daya tampung air mengurangi kemampuan alam dalam menyerap air hujan. Hal ini memperparah kondisi banjir di daerah tersebut . -
Klaim "Bebas Banjir" yang Menyesatkan
Beberapa warga mengungkapkan bahwa saat membeli rumah, pihak pengembang mengklaim bahwa perumahan ini bebas banjir. Namun, kenyataannya, perumahan ini telah mengalami banjir hingga lima kali dalam setahun terakhir, dengan kejadian pada Maret 2025 menjadi yang terparah .
Upaya Mitigasi dan Tanggapan Pengembang
Sebagai respons terhadap kejadian ini, pengembang PT Prisma Inti Propertindo telah melakukan beberapa langkah mitigasi, antara lain:
-
Meninggikan tanggul di titik-titik rawan banjir dan memperkuat struktur tanggul sesuai rekomendasi teknis terbaru.
-
Membangun posko pemantauan banjir dan menerapkan sistem peringatan dini bagi warga.
-
Melakukan pembersihan rumah dan pengecatan ulang untuk pemulihan pasca-banjir
Namun, upaya-upaya ini belum sepenuhnya efektif mengatasi masalah banjir yang berulang di kawasan tersebut.
Banjir di Perumahan The Arthera Hill 2 disebabkan oleh kombinasi faktor alam dan manusia, termasuk meluapnya Kali Cikarang, infrastruktur drainase yang tidak memadai, alih fungsi lahan, dan klaim pengembang yang menyesatkan. Meskipun pengembang telah melakukan beberapa langkah mitigasi, masalah banjir masih menjadi tantangan yang perlu ditangani secara komprehensif.
– Warga Perumahan The Arthera Hill 2 Desa Jayasampurna Kecamatan Serang Baru, meminta Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, turun tangan mencari solusi atas banjir yang telah enam kali melanda meski mereka belum genap setahun menempati.
Seorang warga, Imam, berharap bisa beraudiensi langsung dengan bupati.
“Kami berharap bisa beraudiensi dengan pak Bupati. Hanya ingin bercerita soal realita,” ucap Imam, Senin (14/7).
Ia mengungkapkan, banjir menyebabkan kerugian besar bagi warga. Banyak barang dan perabot rumah tangga terendam lumpur, dan butuh waktu berhari-hari untuk membersihkannya.
Peralatan elektronik yang tak sempat diselamatkan pun rusak. Masalah-masalah itu kadang sampai mengganggu urusan keluarga.
“Awalnya, ketika rapat soal banjir, istri saya sempat komplain. Tapi karena banjir terus terjadi, sekarang justru istri mendukung agar kami terus berkumpul mencari solusi bersama warga,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menyatakan akan meninjau langsung persoalan banjir di perumahan tersebut.
“Dari laporan yang saya terima, memang banyak perumahan yang terdampak banjir. Kami akan bahas bersama untuk mencari solusinya,” ujarnya. (and)
Baca juga
Satu Langkah Hemat di Masa Krisis: Gunakan Filter Air Sekarang
Cara Cerdas Bertahan di Krisis: Hemat Air, Hemat Biaya
Tagihan Membengkak? Filter Air Bisa Jadi Solusi Diam-Diam
Filter Air: Investasi Kecil untuk Bertahan di Tengah Krisis Ekonomi
Waspada Air Kuning dan Keruh! Inilah Mengapa Karbon Aktif Adalah Solusi Terbaik dan Efisien!
Strategi Bertahan Saat Krisis Ekonomi: Mulai dari Pengelolaan Air






